Internasional

Heboh, Kantor Berita BBC Digugat Editor Wanita

Sudah semenjak beberapa bulan ini pemberitaan soal gugatan Carrie Gracie, editor wanita lembaga penyiaran BBC yang ditempatkan di China, menjadi perhatian publik. Carrie Gracie mempertanyakan, pembayaran tak layak yang didapatkannya dari media kelas dunia tersebut dan kesenjangan upah antara staf laki-laki dan perempuan di BBC.

Sudah semenjak beberapa bulan ini pemberitaan soal gugatan Carrie Gracie, editor wanita lembaga penyiaran BBC yang ditempatkan di China, menjadi perhatian publik.

Ia juga mengadu kepada Parlemen Inggris, lalu menyerahkan bukti soal upah dan pembayaran yang ia terima ke Komisi Digital, Kebudayaan, Media dan Olahraga Parlemen sampai kemudian diadakan sesi hearing yang mendatangkan Carrie Gracie maupun pihak BBC.

Gracie yang kini berusia 55 tahun disebutkan telah 30 tahun bekerja di BBC. Tetapi, ia merasa marah, sebab ternyata gajinya lebih rendah nyaris 50 persen dari editor pria lainnya yang ditempatkan di luar negeri. Padahal, Gracie sejak semula menegaskan bahwa ia mesti mendapatkan gaji yang sama.

“Saya tak mau ke China, jika kondisinya begitu, dari awal saya minta gaji sama, setara,” kata Gracie sebagaimana diturunkan laman BBC.

Gracie, bahkan mengatakan, dalam proses pembicaraan dengan BBC, ia merasa justru dijatuhkan secara mental dan hasil pekerjaannya dibawa-bawa. Editor yang telah mengundurkan diri itu juga menyayangkan,kalau alasan BBC soal gaji itu karena ia dalam tahap pengembangan kerja.

“Saya merasa marah dengan kondisi ini dan semua hal yang saya dengar tentang keadaan staf perempuan yang sengsara,” kata dia.

Direktur BBC, Tony Hall menjawab hal tersebut. Hadir di sesi hearing Komisi di Parlemen, Hall mengatakan bahwa memang masih ada hal yang perlu diperbaiki di institusi penyiaran tempatnya bernaung. Tapi, ia menyebut, Gracie sebetulnya telah menerima gaji tingkat tinggi di BBC.

Ia menampik bahwa tingkat tinggi dan gaji besar di BBC selama ini didominasi pria.

“Saya tidak percaya pada backing dan relasi orang-orang kuat (pria). Saya percaya pada adanya kesempatan yang sama untuk kesempatan yang ada,” kata Hall lagi.