BisnisEkonomi

Menhub: Agar Driver Ojek Online Tak Lagi Bertindak Brutal

Baru-baru ini, sebuah mobil Nissan X-Trail putih diamuk sejumlah sopir ojek online di underpass Senen, Jakarta Pusat. Tindakan “anarkis” massa pengemudi ojek online ini menyita perhatian publik.

Mobil Nissan X-Trail yang dirusak ojek online di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Menyikapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya sangat menyayangkan hal itu terjadi. Ia berpesan bahwa sesama warga negara Indonesia saling membutuhkan dan harus saling sayang menyayangi.

“Kalau ada satu yang khilaf itu jangan langsung dibalas dengan khilaf juga, kalau kita sayang menyayangi pasti hal itu tidak terjadi, saya sangat menyayangkan itu terjadi,” kata Menhub di sela kunjungan ke Jakarta International Container Terminal (JICT), Priok, Jakarta Utara.

Walaupun begitu, dia menekankan pihaknya dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan segera memanggil perusahaan aplikasi terkait. Para pelaku yang berbuat anarkis dan terbukti bersalah akan segera ditertibkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi keributan antara pengemudi ojek online dengan Nissan X-Trail putih. Peristiwa itu ditengarai lantaran ada salah seorang di dalam mobil yang berkata kasar kepada iring-iringan pengemudi ojek online.

Sesampainya di Cempaka Putih, atau tepat di Rumah Sakit Islam (RSI) terjadi benturan antara iring-iringan sopir ojek online dengan mobil Nissan X-Trail. Tetapi, mobil tersebut tidak mau berhenti dan menabrak serta menyerat pengemudi ojek online dan motornya. Para pengemudi ojek online itu kemudian mengejar.

Mobil itu lalu dirusak oleh pengemudi ojek online. pengemudi mobil mengalami luka di bagian mata sebelah kiri serta kepala sebelah kanan robek. Kemudian, untuk rekan pengemudi mobil mengalami luka di bibir sebelah kiri, kepala sebelah kanan.