BisnisEkonomi

Pos Indonesia Buka Loket Sentra, Bidik Pedagang Online Tanah Abang

Pasar Tanah Abang, PT Pos Indonesia (Persero) Regional 4 Jakarta membuka loket Sentra Layanan Pos Tanah Abang (SLTA) untuk mendekatkan diri dengan pedagang online di pusat grosir garmen dan fashion terbesar di Asia Tenggara. Hal ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam layanan logistik.

“Kami membuka layanan di Blok B Tanah Abang ini adalah untuk lebih mendekatkan diri kepada para pedagang dan juga melakukan percepatan dalam pengiriman logistik ke seluruh Indonesia,” kata Kepala Regional 4 Jakarta PT Pos Indonesia, Pupung Purnama usai acara soft opening Kios Kreatif Tanah Abang Jakarta, Senin (2/4/2018).

Loket Pos Indonesia terletak di lantai 8 Pasar Tanah Abang Blok B. Loket ini tidak hanya berfungsi sebagai titik poin tempat berkumpulnya para pengepak dan pengangkutan logistik, tetapi juga akan berfungsi sebagai pusat informasi layanan Pos lainnya.

Menurut Pupung, sebagai salah satu BUMN yang mengabdi untuk negeri, Pos terus melakukan transformasi untuk mengikuti perkembangan zaman pada era e-commerce atau perdagangan online. Meski serba online tetapi untuk pengalihan fisik barang, hingga kini belum ada satupun tekhnologi yang bisa memindahkan barang tanpa menggunakan jasa kargo dan logistik.

Pos Indonesia Buka Loket Sentra, Bidik Pedagang Online Tanah Abang

“Secanggih apapun teknologi hingga kini belum ada pengalihan barang dilakukan secara online. Semuanya masih manual dan menggunakan cara-cara konvensional, itulah yang melatar belakangi kami masuk ke Tanah Abang,” jelas Pupung.

Untuk informasi, loket SLTA Pos Indonesia baru dibuka pada bulan Februari lalu dan sampai Maret ini, perusahaan plat merah itu sudah melayani sebanyak 3 ribu transaksi, 59 pengiriman, 59 toko online dari 700 toko yang sudah menggunakan e-commerce.

“Pasarnya masih sangat terbuka, jumlah pedagang online kan terus bertambah. Target kami semua kios menggunakan jasa pos, tetapi yang terpenting adalah kontinyuitas dan volume dari para pedagang,” ujar Pupung.

Dengan jaringan kantor yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara, dengan dukungan titik jaringan lebih dari 4.000 kantor pos dan 28.000 agen pos yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, pihaknya yakin para pedagang online di pasar Tanah Abang akan menggunakan jasa dan layanan pos dalam mengirim paket dan kargo ke penjuru tanah air sampai mancanegara.

Sementara itu, Bevi Linawati yang mewakili manajemen Blok B Tanah Abang pada kesempatan yang sama mengatakan, akan terus memberikan edukasi dan pembekalan kepada para pedagang tentang pentingnya e-commerce. Salah satu yang langkah yang dilakukan oleh pihaknya adalah dengan memasang wi-fi di dalam gedung mulai dari lantai dasar sampai lantai 5.

“Hingga kini dari 4.800 kios baru 700 pedagang yang melakukan transaksi secara online. Kami mengargetkan hingga akhir tahun ini, sebanyak 2 ribu pedagang akan menggunakan layanan e-commerce,” kata Bevi.