BisnisEkonomi

BI Tetap Optimis Meski Pertumbuhan Kredit Melambat Di Awal Tahun

Pertumbuhan kredit perbankan pada triwulan I-2018 tercatat sebesar 75,9% atau mengalami penurunan dari pada triwulan I-2017 yaitu sebesar 94,3%. Meski begitu Bank Indonesia (BI) tetap optimistis dan memperkirakan laju kredit bank pada triwulan II 2018 akan menguat.

Hal ini karena melihat pertumbuhan kredit pada Februari 2018 mencapai sebesar 8,2% (yoy), atau lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,4% (yoy). Menyusut pertumbuhan kredit di awal tahun sejalan dengan masih rendahnya kebutuhan pembiayaan nasabah di awal tahun.

Meski begitu BI masih tetap yakin akan membaik pada triwulan selanjutnya. “Pertumbuhan triwulanan (qtq) kredit baru diperkirakan menguat pada triwulan II 2018 sebagaimana terindikasi dari SBT sebesar 93,1%,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo di Gedung BI, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

“Menguatnya pertumbuhan kredit didukung oleh kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar, terutama pada aspek suku bunga kredit yang lebih rendah dan biaya persetujuan kredit yang lebih murah,” sambung  Dody.

BI Tetap Optimis Meski Pertumbuhan Kredit Melambat Di Awal Tahun

Hasil Survei Perbankan juga mengindikasikan tetap kuatnya optimisme terhadap peningkatan pertumbuhan kredit tahun 2018. Optimisme tersebut didukung oleh perkiraan kondisi ekonomi tahun 2018 yang lebih baik dari tahun sebelumnya, penurunan suku bunga kredit, dan penurunan risiko penyaluran kredit.

“Untuk keseluruhan tahun 2018, pertumbuhan kredit diperkirakan mencapai 11,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan kredit tahun 2017 sebesar 8,2% (yoy),” tukas Dody.