Pendidikan

Prodi Komunikasi Atma Jaya Dorong Mahasiswa Berpikir Strategis Di Era Digital

Program Studi (Prodi) Komunikasi Universitas Atma Jaya Jakarta, menerapkan metode Student Centered Learning dengan fasilitas digital learning dalam proses belajar mengajar. Metode ini mengedepankan proses belajar mengajar dua arah sehingga mahasiswa bisa aktif melakukan berbagai kegiatan untuk menyerap pengetahuan sesuai materi pengajaran yang diberikan.

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya Dorien Kartikawangi mengatakan, kurikulum yang khusus diterapkan di Prodi Komunikasi ini menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Kurikulum pendidikan yang dikembangkan berdasarkan masukan segenap pemangku kepentingan ini diolah untuk menghasilkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Keunggulan prodi Komunikasi kami adalah mendorong mahasiswa untuk berpikir strategis di era digital. Kami mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang memiliki kemampuan konseptual strategis. Tidak hanya dalam hal pengetahuan, melainkan juga hard dan soft skills, capability dan personality mereka,” ujar Dorien, Senin, (21/5).

Prodi Komunikasi juga segera menyelesaikan laboratorium yang sedang dalam proses pengerjaan di kampus 3 BSD. Laboratorium ini terdiri dari studio radio, studio televisi, dan fotografi.

Prodi Komunikasi Atma Jaya Dorong Mahasiswa Berpikir Strategis Di Era Digital

Saat ini, studio radio sudah selesai dan mulai bisa digunakan untuk mendukung perkuliahan terkait, serta proses pembelajaran secara umum. Sedangkan studio televisi dan fotografi diharapkan dapat selesai sebelum semester ganjil 2018 dimulai.

Sarana dan prasarana laboratorium yang memadai selain sebagai pendukung belajar mengajar, juga menjadi bagian dari academic venture Universitas.

“Kami menargetkan pada 2020-2022 Program Studi Ilmu Komunikasi dapat diperluas menjadi Prodi Studi Media dan Komunikasi dengan Program Pascasarjana. Harapan kami dengan pengembangan kurikulum pendidikan Student Centered Learning, Unika Atma Jaya menjadi tri darma perguruan tinggi yang terintegrasi dan internasionalisasi program, organisasi yang profesional dengan integrasi SDM dan finansial,” terang Dorien.

Dorien menjelaskan, pihaknya menargetkan Program Studi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya menjadi Program Studi rujukan nasional. Program Studi Ilmu Komunikasi secara sistematis akan terus mengupayakan peningkatan akreditasi ke tingkat regional dan internasional sehingga menjadi rujukan universitas dan pendidikan tinggi nasional lainnya pada tahun 2030.