HukumNasional

Polisi Belum Mampu Ungkap Kasus Penyiraman Novel Baswedan, Lalu Sampai Kapan?

Polisi Belum Mampu Ungkap Kasus Penyiraman Novel Baswedan, Lalu Sampai Kapan?

Kasus penyiraman terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, hingga kini polisi masih belum mampu mengungkap. Pasalnya, kasus itu tidak mudah untuk diungkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel bukan kasus yang mudah. Dalam suatu kasus memang memiliki tingkat kesulitan berbeda-beda.

Argo mencontohkan, kasus yang menimpa mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori yang diduga dibunuh pada akhir Maret 2015 lalu. Hingga kini kasus itu juga belum menemui titik terang.

“Kan kasus pembunuhan di UI berapa lama, sudah dua tahun. Banyak yang belum terungkap lama, belum terungkap ya,” ujarnya pada wartawan, Sabtu (28/7/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel bukan kasus yang mudah.

Menurutnya, pengungkapan kasus ditegaskan masih terus dilakukan pihak kepolisian tetapi memang belum membuahkan hasil. Buktinya, dengan telah membuat empat sketsa wajah terduga pelaku dan menyebarkannya hingga ke seluruh wilayah di Indonesia.

Argo menambahkan, kepolisian masih membuka layanan aduan melalui hotline pada masyarakat dan siap menerima bantuan dari siapapun asal bukan hanya asumsi saja. Misalnya saja soal pernyataan Novel yang menyebut ada dugaan keterlibatan jenderal polisi dalam kasusnya.

Argo juga minta hal itu dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “Makannya kalau ada keterlibatan itu fakta atau dugaan, kalau fakta silahkan bawa fakta-fakta hukumnya, kalau dugaan kan bisa menimbulkan pidana baru,” katanya.