Kesehatan

Memakai Google Terlalu Sering Bikin Otak Cepat Rusak, Benarkah?

Memakai Google Terlalu Sering Bikin Otak Cepat Rusak, Benarkah?

Ketika kamu merasa bingung dan ingin mencari informasi, tentunya kamu akan menanyakan kepada orang yang sudah ahli dan berpengalaman untuk bisa membantu. Tetapi saat ini banyak orang yang berkata, “cari di Goggle aja”. Tentunya membuat sebagian dari kamu pasti lebih memilih mencari informasi di Google daripada bertanya orang lain karena merasa malu dan dianggap tidak update informasi.

Tetapi, tahukah kamu kalau ada sebuah peringatan dari peneliti untuk mengurangi pemakaian Google? Google yang biasa menjadi andalan dalam mencari informasi, ternyata malah bisa merusak kinerja otak!

Adalah Frank Gunn-Moore, seorang peneliti sekaligus ahli biologi mengungkapkan bahwa terlalu banyak menggunakan Google bisa menyebabakn risiko terkena demensia. Demensia adalah suatu kondisi di mana kemampuan otak seseorang mengalami kemunduran. Biasanya kondisi ini ditandai dengan sering lupa, sering keliru, adanya perubahan kepribadian, dan emosi yang labil. Sayangnya, malah saat ini banyak orang yang belum menyadari dan semakin bergantung pada internet.

Memakai Google Terlalu Sering Bikin Otak Cepat Rusak, Benarkah?
Memakai Google Terlalu Sering Bikin Otak Cepat Rusak, Benarkah?

Frank juga menambahkan betapa pentingnya otak dijaga kesehatannya secara maksimal lantaran merupakan aset terpenting untuk manusia. Orang-orang saat ini malah bergantung dan mulai berpikir dari apa yang didapatkan dari Google daripada menggunakan otak untuk berpikir. Misalnya saja ketika kamu sedang lupa cara membuat sesuatu, maka kamu dengan otomatis membuka Google untuk mencari informasi. Pahala Google hanya akan menurunkan kinerja otak kita, sehingga kita mudah lupa bahkan terkena demensia.

Untuk itu penelitian ini bertujuan agar kamu lebih memperhatikan kesehatan otak dengan cara yang bijak. Jadi, mulai sekarang kurangi penggunaan gadget ya! Semoga bermanfaat.