Internasional

Soal Tweet Marah Presiden AS, Macron Mengaku Tidak Tersinggung

Soal Tweet Marah Presiden AS, Macron Mengaku Tidak Tersinggung

Emmanuel Macron, Presiden Prancis mengaku tidak tersinggung oleh beberapa tweet marah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang ditujukan kepadanya. Dia memaklumi Trump yang sedang “bermain politik” untuk warganya di Amerika Serikat.

Macron, yang berbicara kepada wartawan di kapal induk Charles de Gaulle, mengatakan bahwa rasa hormatnya melekat lntaran AS dan Prancis adalah dua sekutu lawas.

Dia mengingat sejarah bahwa Prancis berada di sisi Amerika selama perjuangan untuk kemerdekaan. Komentar Macron itu sebagai respons setelah Trump mengejek Prancis yang dia sebut bisa kalah dalam kedua perang dunia tanpa bantuan Amerika Serikat.

“Pada setiap momen dalam sejarah kami, kami adalah sekutu, jadi di antara sekutu, rasa hormat itu ada,” kata Macron.

Soal Tweet Marah Presiden AS, Macron Mengaku Tidak Tersinggung
Soal Tweet Marah Presiden AS, Macron Mengaku Tidak Tersinggung

Ditanya tentang tweet-tweet Trump, Presiden Prancis itu mengatakan; “Saya pikir dia bermain politik, dan saya membiarkan dia bermain politik.”

“Amerika Serikat adalah sekutu bersejarah kita dan akan terus berlanjut. Ini adalah sekutu yang kita gunakan untuk mengambil semua risiko, dengan mana kita melakukan operasi yang paling rumit. Tetapi menjadi sekutu tidak berarti menjadi negara bawahan,” paparnya, seperti dikutip France 24, Kamis (15/11/2018).

Sebelumnya, juru bicara pemerintah Prancis tersinggung dengan sikap Trump yang seharusnya menunjukkan kesopanan terhadap Paris. Terlebih, tweet-tweet Trump muncul pada peringatan ketiga serangan teror mematikan di Paris.

Adapun Trump mem-posting lima tweet pada hari Selasa, di mana dia mengejek kerugian Prancis selama dua perang dunia. Dia presiden Prancis memiliki “peringkat dukungan yang sangat rendah di negaranya.”