Kesehatan

Bisa Jadi Berbahaya, Ini Sebab Tumit Bisa Pecah Dan Kering

Bisa Jadi Berbahaya, Ini Sebab Tumit Bisa Pecah Dan Kering

Tahukah Anda? dengan berbagai aktivitas keseharian dapat menyebabkan tumit menjadi kering dan pecah-pecah. Dimulai dari tidak mengenakan alas kaki di rumah sekalipun, sehingga tumit bergesekan dengan lantai.

Tidak hanya itu, tumit kering dan pecah-pecah juga dapat disebabkan oleh penggunaan alas kaki yang tidak tepat, kulit yang kering karena iklim (suhu dingin atau kelembapan rendah), sampai kulit terpapar detergen sehingga merusak lapisan pelindung kulit. Jika tidak diatasi, kondisi ini akan menyebabkan tumit menjadi luka.

Bagian tumit memiliki stratum korneum (lapisan tanduk) yang merupakan lapisan kulit yang paling luar dan bagian dari epidermis. Stratum korneum paling tebal pada telapak kaki dan paling tipis pada pelupuk mata, pipi, dan dahi.

Lapisan ini tersusun atas sel-sel mati yang mudah mengelupas. Stratum korneum berfungsi sebagai pertahanan kulit yang melindungi kulit dari cidera maupun berbagai patogen.

Bisa Jadi Berbahaya, Ini Sebab Tumit Bisa Pecah Dan Kering
Bisa Jadi Berbahaya, Ini Sebab Tumit Bisa Pecah Dan Kering

Bagian ini mengandung pelembap alami yang mengontrol kelembapan pada kulit. Kehilangan pelembap alami pada kulit mengakibatkan berkurangnya kelembapan di stratum korneum,sehingga kulit menjadi kering, kasar, hingga bersisik.

Kulit yang kering kehilangan fleksibilitasnya dan rentan menjadi pecah-pecah. Kulit yang pecah-pecah bukan hanya mengganggu penampilan tetapi juga sebagai tempat masuknya bakteri, jamur, atau bahkan virus yang berujung pada luka atau infeksi. Hidrasi yang cukup pada bagian stratum korneum amat penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Selain itu ada berbagai faktor lain yang mendasari tumit bisa pecah-pecah, mulai dari faktor keturunan sampai dengan kebiasaan dan gaya hidup serta kondisi medis tertentu, yakni:

  • Cuaca
  • Kebiasaan mengenakan sepatu yang bagian belakang atau tumit bermodel terbuka.
  • Kebiasaan tak mengenakan alas kaki sewaktu berjalan.
  • Faktor genetik.
  • Mengenakan alas kaki yang kurang nyaman karena terlalu keras ditambah harus berdiri berjam-jam.
  • Kaki mengalami kapalan ditambah adanya kondisi mata ikan.
  • Penggunaan obat diuretik.
  • Malnutrisi
  • Berat badan berlebih.
  • Ketidakaktifan kelenjar keringat.
  • Atopik dermatitis.
  • Plantar keratoderma.
  • Limfoma
  • Hipotiroidisme
  • Penyakit ginjal
  • Keabnormalan formasi lapisan keratin kulit.
  • Diabetes mellitus

Itulah sekilas informasi mengenai tumit pecah-pecah, semoga dapat bermanfaat.