NasionalPolitik

Prabowo Diserang Isu HAM Saat Debat Capres, Timses: Tak Khawatir, Tuduhan Isu HAM Itu Tidak Mempan

Sudah bukan hal yang asing lagi, jika menjelang Pilpres kita akan menyaksikan debat untuk mendengarkan visi-misi dari kedua kandidat pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso merasa tidak khawatir jika di debat pertama nanti isu Hak Asasi Manusia (HAM) kembali menyerang Prabowo Subianto. Menurutnya, isu HAM tersebut sudah kadaluarsa.

“Jadi gini, HAM itu daur ulang, dulu waktu Pak Prabowo jadi cawapresnya Bu Megawati tidak diserang, lolos-lolos saja,” ujar Djoko dalam acara ngobrol bareng bersama Djoksan di Kopi Bos, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).

Dikatakan Djoko, sejak peralihan orde baru ke era reformasi, isu HAM ditudingkan kepada Prabowo. Namun dalam kurun waktu lama, tuduhan isu HAM itu tidak mempan. Karena, di sistem demokrasi masyarakat dapat mengakses segala informasi dan menganalisa fakta.

“Jadi itu pasti akan keluar (isu HAM), sudah pastilah. Cuma kalau sekarang melanggar HAM, itu lebih berat. Itu tuduhan ke Prabowo saat zaman peralihan. Nah sekarang ini sudah zaman normal, bahaya kalau ada tuduhan melanggar HAM,” kata dia.

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso
Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso

Lebih lanjut, menurut Djoko, lebih baik berkorban melanggar HAM dari pada keamanan negara tidak utuh.

“5 tahun lalu saya pernah ditanya itu, melanggar HAM atau negara ini jadi rusak atau runtuh. Lebih baik melanggar HAM. Kan saya saja yang dihukum negara tetap utuh. Itu pilihan-pilihan bagi orang yang bertugas di wilayah-wilayah krisis,” jelas Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini.

Sementara itu, KPU sudah melaksanakan pengundian dan penetapan penyiaran debat pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019 mendatang.

Hasilnya adalah lima grup stasiun TV sudah mendapat jadwal siaran debat capres. Debat pertama pada 17 Januari di Hotel Bidakara akan disiarkan oleh 4 TV.

“Kita sudah tetapkan debat 1 yang menjadi penyelenggara adalah TVRI, RRI, KOMPASTV dan RTV dengan tema hukum, HAM dan korupsi,” ujar Ketua KPU RI Arif Budiman di Gedung KPU RI, Rabu (26/12/2018).

Untuk debat kedua pada 17 Februari di Hotel Sultan disiarkan oleh RCTI, GTV, MNC, INEWS. Debat kedua merupakan debat antarpasangan capres dengan tema Energi, Pangan dan SDA lingkungan.

Ketua KPU RI, Arif Budiman
Ketua KPU RI, Arif Budiman

Kemudian debat ketiga pada 17 Maret dan akan disiarkan oleh TransTV, Trans7, CNN. Debat ketiga yaitu debat antar calon wapres bertempat di Hotel Sultan. “Tema debat ketiga Pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan sosial budaya,” tuturnya.

Sementara debat keempat pada 30 Maret 2019 disiarkan oleh SCTV, Indosiar dan MetroTV merupakan debat antar capres dengan tema ideologi, pemerintahan, hankam dan hubungan internasional.

Dan terakhir debat kelima akan dilaksanakan awal April, tetapi waktu dan tempat belum diputuskan. Sementara stasiun TV yang akan menyiarkan adalah TVOne, ANTV, BERITASATU dan NET. “Tema kelima adalah ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, perdagangan dan industri,” pungkas Arief.

Namun demikian, jika Prabowo diserang isu HAM saat debat Capres nanti, Timses tidak akan khawatir karena tuduhan isu HAM itu tidak akan mempan.