NasionalPolitik

Prabowo-Sandiaga Latihan Debat Bersama Mantan Pimpinan KPK

Prabowo-Sandiaga Latihan Debat Bersama Mantan Pimpinan KPK

Pada hari ini, Rabu (16/1/2019) paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berdiskusi dengan beberapa pakar. Hal tersebut dilakukan sebagai persiapan menjelang debat putaran pertama Pilpres 2019.

Prabowo-Sandi melakukan latihan debat dengan mantan pimpinan KPK yakni Bambang Widjayanto dan Busyro Muqoddas.

“Pak Prabowo hari ini masih berdiskusi dan mendengarkan masukan dari beberapa ahli seperti Bambang Widjayanto, Busyro Muqoddas,” ucap jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Azhar Simanjuntak saat dihubungi, Rabu (16/1/2019).

Menurut Dahnil, pertemuan dengan Bambang dan Busyro untuk membahas berbagai tema, tidak hanya korupsi saja. “Terkait dengan masalah penegakan hukum, korupsi, HAM dan Terorisme,” tuturnya.

Sebelumnya, Sandiaga mengaku siap menghadapi debat pertama capres-cawapres, yang mengusung hak asasi manusia (HAM) sebagai salah satu topiknya. Meskipun, topik ini sering dijadikan senjata untuk menyerang Prabowo.

Prabowo-Sandiaga Latihan Debat Bersama Mantan Pimpinan KPK
Prabowo-Sandiaga Latihan Debat Bersama Mantan Pimpinan KPK

Namun demikian, Sandiaga dan Prabowo tetap siap menepis semua tuduhan tersebut. Menurutnya, isu HAM ini sering muncul lima tahun sekali. Oleh sebab itu, dia menyebutnya sebagai upaya politisasi untuk menyerang Prabowo.

“Kenapa isu ini timbul hanya lima tahun sekali? Masyarakat harus paham bahwa ini adalah bentuk dari politisasi kasus untuk menyerang Pak Prabowo, tapi Pak Prabowo siap, saya siap, menjawab semua tuduhan itu,” ujar sandiaga di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2018).

Dia mengaku tak mempersiapkan jawaban khusus untuk menangkis isu-isu HAM saat debat. Sebabnya, tudingan pelanggaran HAM kepada Prabowo tersebut tidak terbukti sejak lama.

Sementara itu, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo dan Sandiaga melakukan latihan bersama mantan pimpinan KPK. Semoga usai debat nanti, masyarakat akan lebih mudah menentukan pilihannya.