NasionalPolitik

Bedah Visi Misi Capres Dan Cawapres, BPN Prabowo Berikan Apresiasi Fisipol UGM

Bedah Visi Misi Capres Dan Cawapres, BPN Prabowo Berikan Apresiasi Fisipol UGM

Visi dan misi pasangan calon presiden wakil presiden sangat penting dimiliki, karena dengan adanya visi misi dapat memudahkan masyarakat untuk menentukan pilihannya. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar dialog interaktif membedah visi dan misi Capres dan Cawapres 2019 pada Selasa (29/1).

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said memberikan apresiasi kepada Universitas Gajah Mada (UGM), khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) yang menggelar dialog interaktif membedah visi dan misi Capres dan Cawapres 2019 tersebut.

“Ini kegiatan positif karena ini bentuk pendidikan politik kepada masyarakat. Dengan begini, kalangan kampus bisa mengkritisi sekaligus memberi masukan-masukan terhadap program kerja yang akan dijalankan para kandidat jika terpilih nanti,” ujar Sudirman, Rabu (30/1).

Sudirman berharap, kegiatan serupa juga dilakukan di kampus-kampus besar lainnya yang menyajikan diskusi secara ilmiah visi dan misi capres-cawapres. Ia menilai sudah semestinya kampus menjadi tempat untuk menguji visi misi capres-cawapres untuk nantinya disebarkan kepada masyarakat luas.

Bedah Visi Misi Capres Dan Cawapres, BPN Prabowo Berikan Apresiasi Fisipol UGM
Bedah Visi Misi Capres Dan Cawapres, BPN Prabowo Berikan Apresiasi Fisipol UGM

“Bukan sebaliknya menutup diri, sehingga pikiran-pikiran para kandidat tidak mendapat ujian secara ilmiah dari kalangan terpelajar,” ucap Sudirman.

Ditambahkan Sudirman, meskipun kegiatan tersebut tidak dihadiri langsung oleh para kandidat, tetapi kegiatan tersebut dinilai lebih efektif dibanding di dalam debat resmi langsung. Terlebih lagi, lanjutnya yang diundang ke dalam acara tersebut adalah mereka yang ikut terlibat dalam menyusun visi dan misi.

“Dan karena waktunya juga lebih panjang dibanding debat resmi yang digelar penyelenggara Pemilu, tim yang mewakili kandidat bisa menjelaskan lebih rinci program kerja kandidat. Hal ini kan tidak bisa dilakukan di debat resmi, karena waktunya terbatas,” ungkapnya.

Mantan menteri ESDM itu menilai jika langkah UGM ini diikuti kampus-kampus lain, maka akan membawa dampak yang baik bagi penyelenggaraan Pilpres. Sebab, selain masyarakat mendapat sosialisai program kerja, juga ada semacam ujian terhadap program itu dari masyarakat ilmiah yakni mahasiswa.

“Semoga langkah UGM ini menginspirasi kampus-kampus lain untuk menyelenggarakan acara serupa, agar semakin banyak masyarakat intelektual yang menguji visi dan misi capres,” pungkasnya.

Oleh sebab itu, BPN Prabowo memberikan apresiasi kepada Fisipol UGM yang telah membedah visi misi Capres dan Cawapres. Semoga hal tersebut dapat dicontoh oleh kampus lain.