NasionalPolitik

Prabowo Menang Telak Di TPS Wilayah Kediaman Ustadz Abdul Somad

Prabowo Menang Telak Di 4 TPS Wilayah Kediaman Ustadz Abdul Somad

Pasangan calon presiden dan wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang telak di empat tempat pemungutan suara (TPS) Pilpres 2019 di wilayah rumah Ustadz Abdul Somad (UAS). Adapun hasil dari empat TPS yang berada RT 04/RW 27 Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau membuat pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin kalah.

Dari keempat TPS masing-masing yaitu, TPS 51, 80, 79 dan 52, pasangan Prabowo-Sandi berhasil unggul dengan total hingga 425 suara, sedangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf hanya 182 suara.

Rincian masing-masing TPS yaitu, TPS 51 Jokowi-Ma’ruf 30 suara, Prabowo-Sandi 110 suara; TPS 80 Jokowi-Ma’ruf 36 suara, Prabowo-Sandi 112 suara. Keunggulan juga diraih pada TPS 79 dimana untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf  31 suara  dan pasangan Prabowo-Sandi 128 suara.

Sedangkan pada TPS 52, pasangan Prabowo Sandi kalah tipis dibanding Jokowi-Ma’aruf masing-masing 75 suara dan 85 suara.

“Untuk keseluruhan, pasangan nomor urut 02 unggul jauh dibanding 01,” ujar Ketua RT 04 Lia Novita usai perhitungan suara, Rabu (17/4).

Prabowo Menang Telak Di 4 TPS Wilayah Kediaman Ustadz Abdul Somad (pojoknasional.com)
Prabowo Menang Telak Di 4 TPS Wilayah Kediaman Ustadz Abdul Somad

Sementara itu, meski memiliki rumah dan aktif bermasyarakat di wilayah tersebut, UAS sendiri tidak memilih pada salah satu dari empat TPS tersebut. Kediaman UAS tampak kosong dengan pagar tertutup.

Lia mengakui bahwa UAS memang tidak terdaftar dalam DPT di wilayah setempat. Secara administrasi, dia mengakui bahwa UAS tidak terdaftar sebagai warga RT 04 RW 27.

“Memang benar beliau sering di sini. Beliau juga pengurus aktif Masjid Ibadurrahman (masjid yang berada tidak jauh dari rumah UAS). Namun secara administrasi bukan warga sini sehingga tidak masuk dalam DPT,” tuturnya.

Lia juga mengatakan, selama ini rumah tersebut ditempati almarhum ibunda UAS, Rohana yang wafat pada Maret 2019 lalu. Saat ibunda masih hidup, kata Lia, UAS setiap hari memang berada di sana sehingga masyarakat mengetahui rumah itu juga merupakan kediaman UAS. Hanya, Lia mengatakan ustadz sejuta umat tersebut tidak terdaftar sebagai warganya.

Selain itu, Lia juga menjelaskan beberapa pekan terakhir UAS tidak berada di rumah tersebut. “Dari informasi warga dalam beberapa minggu terakhir tidak ada. Apalagi sejak almarhum tidak ada,” jelasnya.

Namun, saat disinggung dimana UAS memberikan hak suara, Lia mengaku tidak mengetahuinya. Sejumlah sahabat UAS yang dihubungi juga mengaku tidak mengetahui keberadaan dan lokasi UAS memberikan suara.