NasionalPolitik

BPN Ungkap Rencana Waktu Pertemuan Prabowo Dan Jokowi, Kapan?

BPN Ungkap Rencana Waktu Pertemuan Prabowo Dan Jokowi, Kapan? (pojoknasional.com)BPN Ungkap Rencana Waktu Pertemuan Prabowo Dan Jokowi, Kapan?

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengungkapkan waktu yang pas mengenai pertemuan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dengan calon presiden petahana, Joko Widodo. Menurut BPN, pertemuan kedua elite itu bisa jadi dilakukan dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade di Jakarta.

“Bisa dalam waktu dekat bisa juga setelah MK selesai,” tutur Andre Rosiade, Selasa (28/5).

Diketahui, BPN kini tengah melakukan permohonan gugatan hasil Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara, pertemuan kedua elite politik itu kembali mendapat sorotan dari Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

BPN Ungkap Rencana Waktu Pertemuan Prabowo Dan Jokowi, Kapan? (pojoknasional.com)
BPN Ungkap Rencana Waktu Pertemuan Prabowo Dan Jokowi, Kapan?

Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Gerindra itu mengatakan, pertemuan kedua elit itu pun memang akan direncanakan tanpa adanya rekomendasi dari SBY. Hanya memang, kata Andre, pertemuan kedua capres berkontestasi itu masih menunggu momentum yang pas demi kebaikan bangsa.

Dijelaskan Andre, rencana pertemuan dengan Jokowi sepenuhnya merupakan kewenangan Prabowo. Meski, dia mengakui jika mayoritas pendukung mengingikan pertemuan capres berkontestasi itu dilakukan setelah proses MK selesai.

“Tapi keputusan di tangan pak Prabowo, jadi tunggu saja ya,” ujar Andre.

Sebelumnya, SBY berharap agar kedua tokoh Joko Widodo dan Prabowo Subianto segera melakukan pertemuan. Hal tersebut disampaikan Presiden keenam RI itu melalui siaran video dari Singapura yang diputar di kediamannya, Kuningan, Jakarta pada Senin (27/5).

Dalam video tersebut, SBY mengatakan gugatan hasil pemilu 2019 seharusnya tidak menjadi penghalang bagi kedua elite tersebut untuk bertemu. Menurutnya, dalam pertemuan itu nantinya kedua capres tidak harus menghasilkan sebuah kesepakatan.